Mengenal Temperamen : Apakah Anda Seorang Flegmatik Atau Melankolik?

Konsep empat temperamen (sanguin, kolerik, flekmatik, dan melankolik) yang dicetuskan oleh Hippokrates, seorang ahli fisika Yunani Kuno, dapat dijadikan tolok ukur untuk mengetahui kepribadian sendiri/seseorang. Karena, kepribadian seseorang tak bisa lepas dari temperamen yang dimiliki. Berikut adalah ciri-ciri temperamen flegmatik dan melankolik : (untuk temperamen sanguin dan kolerik, dapat dilihat di sini)

Flegmatik

Orang bertemperamen flegmatik biasanya kurang bersemangat. Mereka cenderung tidak biasa berterus terang, tapi juga tidak mudah terpengaruh. Jika melakukan suatu tindakan selalu berdasarkan keyakinan yang dimiliki dan bukan atas naluri. Orang golongan flegmatik biasanya ceria. Mereka juga cerdik dan bijak.

Orang flegmatik sangat pandai bergaul. Termasuk golongan yang gigih dalam mencapai tujuan yang dikehendakinya.

Bakat yang dimiliki oleh orang flegmatik : menjadi diplomat, akuntan, guru, dan ahli teknik.

Kelemahan yang dimiliki : kikir, penakut, tidak tegas, suka melindungi dan mementingkan diri sendiri.

Kekuatan yang dimiliki : tenang, lembut hati, dapat diandalkan, efisien, konservatif, praktis, dan berjiwa pemimpin.

 

Melankolik

Orang melankolik menganggap segala hal adalah sesuatu yang amat penting. Mereka selalu merasa khawatir di manapun mereka berada. Orang bertemperamen ini selalu memandang bagian yang sulit dari semua hal.

Orang golongan melankolik kerap berprasangka buruk dan sibuk memikirkannya. Justru, karena inilah maka golongan ini tak pernah terlihat bahagia.

Bakat yang dimiliki oleh orang melankolik : menjadi seniman, musikus, penemu, ahli filsafat, guru.

Kelemahan yang dimiliki : egosentris, pemurung, pesimistis, teoritis, tidak praktis, kurang ramah, suka mencela, dan pendendam.

Kekuatan yang dimiliki : cermat dan teliti, perasaannya peka/sensitif, perfeksionis, menyukai keindahan, idealistis, dan setia.

Jadi, melihat ciri-ciri temperamen di atas, termasuk temperamen yang manakah Anda?..;-)

Tags: